"Surprise!" "Surya!" seru Nadia dengan mata berbinar. Surya yang seharusnya berada di Jakarta untuk mengelola kafe, kini berdiri di hadapan Nadia dengan senyum lebar. Lelaki itu memeluk sang kekasih dengan hangat. "Aku kangen." Nadia tersenyum, tetapi masih sedikit terkejut. "Kenapa kamu nggak bilang kalau mau datang? Aku kan bisa siapin sesuatu." Surya tertawa kecil. "Kalau aku kasih tahu, nggak bakal jadi surprise namanya." Mereka berdua duduk di salah satu kursi di toko, berbincang-bincang dengan santai. Hubungan jarak jauh memang bukan hal yang mudah. Surya masih mengelola kafenya di Jakarta, sementara Nadia sibuk dengan toko kue di Surabaya. "Aku punya rencana untuk kita," kata Surya tiba-tiba. Matanya berbinar penuh antusias. "Rencana apa?" tanya Nadia penasaran. "Aku mau ki

