74 | Bukan Soal Daging

2009 Kata

"Ternyata orang yang kucintai itu naksir balik sama aku, Mas." Wah .... Kalian dengar? Itu Aylin yang bicara, di mana kini tatapannya memandang lekat ke wajah suami. Mencari ekspresi di raut tampan itu. Tapi, kok, tampak biasa saja? Katanya sudah jatuh cinta, tetapi kenapa Aylin bilang begitu Om Baja tidak memunculkan reaksi—paling tidak bibir mencebik? Wajah ditekuk, kerlingan sebal, atau apalah itu. Ini benar-benar flat. Ya, baiklah. Aylin lanjutkan, "Perasaanku selama ini berbalas. Om Raja cinta aku, tepatnya sejak aku masih SMA." "Terus?" Baru itu respons suaminya. Aylin mencermati lagi raut Om Baja. Ini kalau mas suami yang bilang apa yang Aylin katakan barusan, Aylin fix akan ngambek, sih. Akan sakit sekali hatinya. Bisa-bisanya suami seterang-terangan itu berucap soal cint

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN