Membeli tiket, kebetulan kursinya masih ada yang bisa bersebelahan dengan Aylin dan Baja, alhasil di situlah Raja menentukan pilihannya atas permintaan Aisyah. "Berapa bulan ini, Mbak?" "Jalan empat." "Oh ... besar, ya?" "Iya, tapi normal, kok. Ada yang udah kelihatan besar di umur kandungan segini sampai dikira hamil duluan dan ada juga yang kecil sampai diragukan kehamilannya. Perut orang beda-beda, Lin." Aisyah tanggapi super rinci. Aylin ber-oh ria. "Ya udah, yuk, masuk! Udah, kan, tiketnya?" Raja dan Baja diam saja. Saat itu lobi bioskop di salah satu mal Jaksel cukup ramai dan semerbak wangi popcorn, tetapi toh orang-orang sibuk dengan dunia masing-masing. Aylin jalan duluan, lalu Baja. Setelahnya Aisyah dan terakhir Raja. Ada dua hati yang sebetulnya sama-sama suka, tetapi

