Jafran segera memanggil Tio ke penthouse. Tio datang dengan penampilan yang tenang dan rapi, tetapi matanya memancarkan kegembiraan yang tulus. "Tio," Jafran memulai, suaranya kembali ke mode CEO yang tegas, namun kini dipenuhi kehangatan. "Kami akan menikah. Tiga bulan dari sekarang, di Family Retreat di Puncak. Ini adalah perintah terakhir dan paling penting yang akan kuberikan padamu." Tio hanya mengangguk, mengeluarkan buku catatannya. "Selamat, Tuan Jafran, Nyonya Zumena. Saya sudah lama menunggunya. Apa rencananya?" Zumena menjelaskan konsepnya, matanya berbinar penuh semangat. "Pernikahan adalah Perayaan Kebebasan. Hanya dua puluh orang. Tidak ada media. Gaun sederhana. Makanan lokal, bukan katering mewah. Fokus pada keindahan alam dan keheningan. Dan yang paling penting: Cattley

