Keheningan di suite Principessa adalah keheningan yang mahal, dilindungi oleh dinding batu tua dan kekayaan Jafran Abimana. Malam pengantin mereka yang tertunda dimulai bukan dengan gairah yang meledak-ledak, tetapi dengan kedamaian yang mendalam. Mereka baru saja menyelesaikan makan malam yang disajikan di kamar—ringan, sehat, dan romantis—dan kini, Zumena duduk di tepi ranjang, dikelilingi oleh bantal sutra yang lembut, sementara Jafran berdiri di depannya, menatapnya dengan intensitas yang hanya ia miliki. Jafran baru saja mematikan lampu besar, hanya menyisakan cahaya lembut dari lampu meja antik yang menyorotkan warna emas pada ukiran langit-langit. Aroma jasmine dan garam laut, yang terbawa oleh angin dari taman di luar, mengisi ruangan. Zumena terlihat lelah, tetapi matanya bersi

