Karyawan Baru.

1122 Kata

Jauh dari rumah, di kantor Aksa. Pria setengah baya yang masih terlihat gagah itu sedang sibuk di meja kerjanya. Ketika itu, pintu ruangannya diketuk dari luar, tanpa menoleh dia pun menyahuti. “Masuk saja!” sahutnya, berpikir jika mungkin itu adalah sekretarisnya, Martha, yang berusia sebaya dengannya. Terdengar suara pintu terbuka, Aksa masih fokus dengan pekerjaannya. Tapi kemudian dia tertegun ketika indra penciumannya menghidu aroma manis yang datang dari arah depan. Tangannya yang sedang mengetik pun berhenti, dia mengangkat wajahnya untuk melihat orang yang baru saja datang ke ruangannya. Wajah polos itu kini berada di hadapannya, membuat jantungnya seolah berhenti untuk sepersekian detik. “Kamelia,” ucapnya. Gadis muda yang kini bekerja sebagai anak magang itu tersenyum sopan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN