Zalikha berterima kasih pada Alek yang kembali membawakan obat pengar untuk Daylon. Lelaki itu juga menanyakan keadaan Daylon, memastikan jika Zalikha tidak kesulitan menghadapinya. “Saya masih akan berada di sini, jadi jika butuh bantuan, segera hubungi saya!” kata Alek sambil memberikan nomor teleponnya pada Zalikha. Zalikha mengangguk seraya menerima kertas kecil itu. “Terima kasih, Alek, tapi sepertinya dia juga sudah tertidur, jadi kamu pulang saja!” katanya. Alek mengangguk mengiyakan, dia kemudian berpamitan dari situ. Zalikha kembali menutup pintu sambil memegang botol kecil yang berisi obat pengar untuk Daylon. Tapi ketika dia hendak kembali ke tempat tidur untuk memeriksa, suaminya itu sudah tidak ada di sana. “Loh? Kok nggak ada?” gumam ya sambil buru-buru meletakkan boto

