Malam merangkak dengan lambat, cuaca terasa hangat dan cerah ditambah dengan langit yang malam ini terlihat indah dengan banyaknya taburan bintang di atas sana. Daylon dan Zalikha masih belum tidur, mereka asyik b******u mesra berdua di sofa panjang di dekat jendela, di bawah sinar lampu balkon yang menyorot masuk ke dalam kamar yang gelap, karena penghuninya sengaja mematikan lampunya. Zalikha berbaring pasrah, dengan tubuh yang sudah polos tanpa selembar benangpun. Tangannya berpegangan pada kedua lengan sofa, dengan nafas memburu menyaksikan Daylon yang berdiri memegang sebutir buah stroberi besar di tangannya. “Mana yang lebih manis, di antara kalian berdua?” ucapnya tersenyum, lalu berlutut di lantai di samping tubuh Zalikha. “Dia akan manis jika berada di atas kulitku!” jawab Zali

