Calista menyunggingkan senyum lembut, mencoba menenangkan. "Sisi," sapanya, suaranya berusaha ringan. "Tuh, dipanggil sama Tante. Ayo, ke sana." Bima membelai punggung Sisi dengan lembut, mendorongnya perlahan. Sisi menengadah, matanya yang jernih memandang Bima penuh pertanyaan. "Tapi itu siapa, Ayah?" bisiknya, ragu. "Tante Cali," jawab Bima, suaranya meyakinkan. Melihat Sisi yang masih ragu, Liora melompat turun dari sofa dan menghampirinya. "Hai, aku Ola. Itu Tante aku, Tante Lily," katanya dengan ramah, tangannya menunjuk ke arah Calista. "Kamu siapa namanya?" "Sisi," jawab gadis kecil itu, pandangannya mulai beralih dari ayahnya ke Liora. Liora langsung meraih tangan Sisi dengan polosnya. "Tante aku baik, kok. Gak jahat. Iya kan, Tante?" dia menoleh pada Calista untuk konfirmas

