“Mama…apakah benar apa yang di katakan om Ganteng?” Tanya Dominic dengan nada tak percaya. Bibir Shania masih terkatup rapat, dia tak bisa berkata sama sekali. dia bingung harus bagaimana menjelaskan pada sang putera. Shania diam mematung seolah dirinya tengah berada di dunia lain, hingga membuat sang putera menautkan dahi. Melihat Shania yang tengah terjebak dalam pergulatan perasaannya, dengan cepat Bastian menggendong Dominc. ”Nanti papa jelaskan semuanya. Yang terpenting satu hal yang harus Dom tahu. Sekarang papa Dom sudah kembali, dan saatnya Dom berbangga diri pada teman-teman Dom. Maafin papa karena terlalu lama menghilang…” jawab Bastian dengan wajah serius. ”Horeeey!! Papa sudah kembali. Papa Dom sudah kembali. Dom sudah punya papa kandung! Ye! Ye! Ye!” Dominic bersorak dan m

