Butuh Waktu Sendiri-2

930 Kata

"Gimana kabarnya, Kak?" tanyanya pada Damian. Damian menatapnya datar. "Sedikit lebih baik." Ia menjeda. "Ngapain datang?" Dylan mengangkat alis, tersinggung pura-pura. "Mampir aja. Memang nggak boleh?" Ia tersenyum, tidak menunggu jawaban. Damian tidak menyahut. Tangannya kembali membelai rambut Suri yang lembut. Gadis kecil itu bersandar padanya dengan boneka kelinci di pelukan. Dylan mencondongkan tubuh, menatap Suri. Matanya berbinar usil. "Suri, mana mommy barumu?" Suri mendongak. Matanya yang bulat menatap ayahnya. "Abby di mana, Dad?" "Abby keluar sebentar, Sayang." Suara Damian lembut. Suri mengerutkan kening. Ia bangkit sedikit dari sandarannya. "Abby pergi ke mana, Dad?" "Ada perlu sebentar." Damian mengusap lengannya. "Nanti balik." "Kenapa nggak ajak aku?" Suara Suri m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN