Bernapas Lega-2

847 Kata

Aidan duduk di sandaran sofa, matanya beralih dari Suri ke Damian. "Memangnya Abby nggak bakal balik lagi ke sini?" Suaranya pelan, khawatir. Damian menggeleng pelan. "Dia ... mungkin sebentar lagi pulang." Ia sendiri tidak yakin dengan kata-katanya. "Lihat Suri, Dad." Aidan menunjuk adiknya dengan dagu. "Tanpa Abby, dia kembali kayak dulu." Damian tahu itu. Ia melihatnya sendiri. Suri yang dulu pendiam, murung, sulit diajak bicara kini kembali muncul. Hanya dalam beberapa jam. "Daddy harus bujuk Abby pulang." Aidan berbicara lagi, nadanya seperti orang dewasa yang memberi saran. Damian menatap putranya sebentar, lalu menghela napas. Ia bangkit dari kursi, berjalan ke taman belakang. Ponsel di genggaman. Jarinya menekan nama Abby. Satu dering. Dua dering. Tiga. "Halo?" Suara Abby ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN