Damian tersenyum kecil. Tangannya yang di sandaran bergerak, meraih jemari Abby yang bertumpu di pangkuan. "Sedikit lebih baik." Ia menjeda, lalu menambahkan, "Mungkin karena pijitanmu tadi malam." Abby tertawa kecil. Tawanya ringan. Untuk sesaat, ia melupakan percakapan serius tadi malam, keputusan yang ia buat dalam diam. Ia menatap ke depan, pada Suri yang sekarang bergulingan di rumput bersama anak anjing. "Abby." "Ya?" Abby menoleh. Wajah Damian kini serius. Matanya menatapnya lekat. "Maaf." Suaranya pelan. "Karena sudah perlakukan kamu ... tidak seharusnya." Ia menjeda, mencari kata. "Kamu istriku. Meskipun kita menikah di atas kesepakatan." Abby merasakan dadanya berdesir. Ia mengalihkan pandangan, kembali ke Suri. "Jangan bahas itu." "Kita harus bahas." Abby menoleh cepat. M

