135. Mama-2

611 Kata

*** Mobil berhenti di depan sebuah butik yang cukup mewah. Bangunan dengan pilar marmer dan etalase kaca besar yang memperlihatkan koleksi gaun-gaun elegan. Audrey keluar lebih dulu, lalu membantu Suri turun. Abby menyusul, disusul baby sitter yang mendorong stroller berisi Tristan, bayi mungil itu sedang tertidur, dot masih terselip di mulut. "Ayo, Abby." Suri tidak sabar, kakinya bergoyang-goyang di tempat. "Masuk dengan Kakak, aku akan menyusul." Suri mengangguk, lalu berjalan masuk ke dalam butik bersama Audrey. "Halo, selamat datang." Pramuniaga dengan seragam rapi menyambut mereka di pintu utama, membantu membuka pintu kaca yang berat. Audrey hanya membalas dengan senyum tipisnya. Ia sudah tidak secuek dulu, tapi senyumnya masih hemat. Melangkah masuk, matanya langsung tertuju

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN