101. Instruksi-1

714 Kata

Pagi itu, cahaya matahari belum sepenuhnya masuk lewat jendela, tapi Damian sudah berdiri di depan cermin. Kemeja putih tergantung di tubuhnya, belum dikancing. Ia mengambil satu per satu kancing dari bawah, jemarinya bergerak lambat, seperti sedang mempersiapkan diri untuk sesuatu yang tidak ingin ia hadapi. Abby duduk di tepi ranjang, memandanginya. Di pagi yang sunyi ini, tanpa kerumunan polisi, tanpa Sandra yang menyalahkan, tanpa mata-mata yang mengawasi, ia bisa melihat Damian dengan jelas. Bahunya yang tegang, rahangnya yang mengeras, matanya yang merah meskipun pria itu sudah berusaha tidur. Ia tahu betapa beratnya menjadi Damian. Kehilangan istri, dan kini putri bungsunya menjadi korban penculikan. Ia bangkit, menghampiri. Damian tidak menoleh, tapi tangannya berhenti mengancing

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN