119. Buah dari segalanya-2

927 Kata

"Kami ada pemandu yang akan mengantar ke kota, Dad." Audrey tidak menyerah. "Audrey." Suara Damian tegas, tapi tidak keras. "Jangan, ya, Nak. Besok saja, saat siang. Kalau malam, Daddy tidak akan izinkan." Abby menatap Audrey. Di matanya ada pesan, harapan agar gadis itu mengerti kekhawatiran ayahnya. Audrey membuang napas, masih belum puas. "Audrey." Rene menyentuh lengan cucunya. "Kalau kamu mau jalan-jalan ke pantai, Emma bisa temani. Pasti Daddymu tidak akan melarang." Ia menatap Damian. "Benar kan, Dam?" Damian mengangguk. "Ya, tentu. Itu lebih aman." Audrey menoleh pada Giselle. Giselle mengangkat bahu, tersenyum tipis. "Ya sudah, kita ke pantai aja. Itu juga seru." "Baik, kalau begitu kami akan minta Emma temani." Audrey mengalah. Setelah makan malam, piring-piring mulai koso

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN