Extra Part 8 - Mampir ke Hotel

2100 Kata

“Dasar redflag! Cowok berengsek!” umpat Silvia yang saat ini duduk di sebuah kelab malam. Ia duduk sendirian dan sudah mulai mabuk, tapi belum seratus persen parah. Sungguh, Silvia sangat kesal. Baru kali ini ia kena PHP seorang pria yang cukup intens berkomunikasi dengannya satu bulan belakangan ini. Bahkan, Silvia beberapa kali teleponan dan video call, bukan sekadar chat. Tujuannya untuk memastikan jangan sampai Randy tidak sesuai ekspektasi saat dirinya ketemuan dengan pria tua seperti waktu itu. Secara paras lumayan. Meskipun lebih muda, tapi Silvia merasa nyaman dengan pria itu. Terlebih lagi, Randy itu seorang duda yang seharusnya berpengalaman. Menurut Silvia, itu menjadi daya tarik tambahan. Namun, apa-apaan coba? Pria itu tidak datang padahal mereka sudah janjian pukul 19.30.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN