“Tapi kamu baik-baik aja, kan?” tanya Stella, berusaha tetap tenang sambil terus berbicara dengan seseorang via ponselnya. “Aku baik-baik aja, kok, Stell,” balas suara wanita di seberang telepon sana. “Kalau begitu tunggu sebentar ya, Nad. Aku hubungi pemilik kosan yang dulu aku tempatin, barangkali ada kamar yang tersedia.” Setelah mengatakan itu, sambungan telepon terputus. “Rora sayang, tunggu papa di bawah bisa?” tanya Arga lembut pada sang putri. “Iya, Pa. Tapi jangan lama-lama, ya.” “Iya, Sayang. Nanti papa nyusul.” “Kalau gitu Rora ke oma dulu, ya.” Setelah mengatakan itu, Rora mencium Stella lalu benar-benar pamit keluar dari kamar orangtuanya. Tak lama kemudian, Aurora sudah menghilang dari pandangan mereka. “Barusan yang nelepon itu Nada,” kata Stella, karena yakin suami

