Keluarga Bahagia (End)

1610 Kata

“Dinda ...” teriak Elang saat membuka kamar kedua anak-anaknya. “Kamu apain anak aku?” Bukannya menjawab Dinda justru makin tertawa dengan keras saat anak pertama Elang lagi-lagi mengajaknya bercanda. “Awwww ... Kakak! Telinga Dinda sakit.” Dinda berteriak saat Elang tak kunjung melepaskan telinganya. “Kamu tuh sering banget ajarin abang main yang enggak-enggak.” “Apaan sih, Kak? Orang Dinda cuman ajarin Abang cilukba.” Elang mengambil Zayn lalu mengusir adiknya dari kamar anak-anaknya. Dengan menggerutu Dinda meninggalkan kamar keponakannya. Sebenarnya hari ini dia ada jadwal nongkrong. Namun sahabatnya tiba-tiba saja tidak bisa karena sedang sakit. Jadilah, Dinda main ke rumah Elang dan Arumi untuk menjaga kedua keponakannya. “Dinda mau kemana?” “Pulang ke rumah, Kak.” “Loh, Aba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN