Resmi Berpisah

1743 Kata

"Fiona jarang menunjukkan kesedihannya selama ini. Dia nggak pernah marah. Mungkin pernah, tapi dia nggak pernah luapin emosi kayak orang-orang. Yang aku perhatikan selama berteman sekian tahun sama dia, Fiona sepertinya akan berpergian sendiri atau baking jika suasana hatinya kurang bagus." Ingat akan ucapan Anin yang tiba-tiba saja suatu hari, Fahri kepikiran untuk memesan banyak kue di tempat Fiona untuk dibagikan kepada karyawannya. Kebetulan sekali, hari Jum'at. Biar Fiona menyibukkan diri dengan baking. Ada stok di toko, tapi tidak banyak Rasyid sebelumnya berkirim pesan pada pagi hari dan Fiona membalasnya. Kata perempuan itu, menjelang sore baru bisa diambil. Dan di sini lah Rasyid sekarang, mengambil pesanannya. "Maaf ya, Fi. Saya mendadak sekali, repotin kamu." Setelah dari Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN