Special Part VIII (END)

1314 Kata

"Janinnya udah berusia 5 minggu," ucap sang dokter sambil melihat ke arah monitor yang juga dilihat oleh Anita dan Ervan. "Selama ya, Pak, Bu. Janinnya sehat." Mata Ervan berkaca-kaca di sisi kanan sang istri. "Kamu hamil, Sayang. Kamu hamil. Kita akan punya anak," ujarnya antusias. Anita mengangguk sambil menyeka sudut matanya yang berair. Tak menyangka jika Tuhan memberinya rezeki anak yang baru berukuran kira-kira sebesar biji wijen itu. Padahal dirinya sempat pesimis di saat awal bulan sebelumnya masih mendapati test pack yang hanya bergaris satu. Ervan meraih tangan Anita dan mencium punggung tangan perempuan yang sedang mengandung darah dagingnya itu berkali-kali--membuat sang dokter yang ada di dekatnya terkekeh pelan. Terlihat jelas dari tatapan dan perlakuan suami dari pasienn

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN