Author POV Kedua orang tua Arda tidak mengetahui apa yang terjadi di luar rumah mereka. Malam itu, keduanya sedang berbincang di ruang keluarga ketika seorang asisten rumah masuk ke dalam ruangan sambil setengah berlari. Ia membawa ponsel yang mengeluarkan suara. Endang langsung menoleh, tahu jika ponsel yang dibawa oleh asisten rumah itu adalah miliknya. “Siapa?" tanya Endang pada perempuan yang menghampirinya. “Tulisannya Siti Markoneng, Bu.” Endang langsung melotot. Wanita itu mengambil cepat benda di tangan sang asisten. Seolah tidak percaya siapa yang sedang ingin tersambung dengannya, wanita itu mendekatkan layar ponsel lalu menatap layarnya. “Angkat saja, Ma. Mungkin dia ingin berbaikan sama Mama.” Endang masih fokus pada nama yang terlihat pada layar. Meskipun begitu, dia men

