Tifa POV Awalnya aku pikir acara ke Jogja itu hanya acara healing. Kupikir, mungkin mamih sedang ingin berlibur. Namun ternyata, bukan. Bukan karena acara liburan kita ke Jogja. Ternyata, kami ke sana karena salah satu keluarga jauh papih meninggal. Tentu saja aku ikut sedih. Memang benar kami jarang bertemu, tapi, rasa sayang itu ada. Paling satu kali dalam satu tahun kami ke Jogja, saat lebaran. Kami sekeluarga biasa mendatangi saudara-saudara papih yang tinggal di sana. Sehingga kami bisa tetap saling mengenal. Papih ingin aku dan Samudra tahu siapa-siapa saja saudara kami. Namun ada satu hal yang membuatku sedikit kesal dalam perjalanan kami kali ini. Yaitu kehadiran orang lain di antara kami. Untuk apa coba Topan ikut ke Jogja? Dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Tak kuasa untuk

