Bab 91.

1555 Kata

Arda POV “Lo mau uang jajan lo gue potong, Sam? Enak saja mikir Mbak lo hamil sama laki-laki lain. Kamu itu adiknya istriku bukan, sih? Bukannya belain mbakmu, malah nuduh yang enggak-enggak.” Aku kesal sekali mendengar apa yang dikatakan oleh Samudra. Menyesal aku memujinya beberapa waktu yang lalu. Aku mendelik ke arahnya. Samudra meringis. “Habisnya aneh sih, Bang? Kan kalian nikahnya juga barusan.” “Makanya, di sekolah itu dengerin gurumu ngomong. Lo pasti udah dapet materi pembuahan, kan? 5 hari setelah pertemuan sel telur dan s****a, bisa dilihat pembuahan itu berhasil atau enggak. Lo mesti tahu, kualitas kecebong gue itu kualitas premium. Sekali juga bisa langsung jadi.” “Aduh Sayang, kok malah dipukul, sih?” keluhku saat tiba-tiba istriku memukul. Aku menoleh ke arahnya. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN