Bab 66. S A H

2064 Kata

Author POV Semua seperti mengulang kejadian dua tahun lalu, ketika akhirnya Arda menjabat tangan papih Tifa lalu menyebut nama Oriza Satifa Junaidi dalam ikrar suci pernikahan. Yang membedakan adalah kali ini Arda bertekad untuk membangun keluarga bersama Tifa. Bukan sekedar kedok untuk menutupi kelainannya. Kali ini Arda berniat menjadi suami yang sebenarnya untuk Tifa. Hidup bahagia bersama Tifa dan keluarganya sendiri kelak. Bahkan omongan Tifa beberapa hari sebelumnya, kini terangkai dalam otak Arda. Memiliki anak-anak yang lucu. Sebuah keinginan yang akan ia perjuangan sesulit apapun. Hal lain yang membedakan dengan dua tahun lalu adalah keramaiannya. Jika dulu banyak orang yang datang di acara bersejarah mereka, kali ini yang hadir hanya hitungan jari. Tidak lebih dari 25 orang ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN