Tifa POV Aku tidak ingin lebih lama menjadi bahan tontonan banyak orang. Dari ketika berlari di lobi hotel, sampai kemudian tiba di bandara. Berpasang-pasang mata menatapku penasaran. Mungkin aku benar-benar terlihat seperti pengantin yang melarikan diri. Yah, meskipun rambutku tidak disanggul dengan sasak di bagian depan, namun tetap saja rambut pendekku dibentuk sedemikian rupa menyerupai sanggul minimalis modern. Akhirnya kutarik Arda masuk ke sebuah toko. Beruntung ada kaos oblong dan juga celana jeans yang sesuai dengan ukuranku, hingga aku bisa berganti kostum. Tak lupa aku ke toilet untuk menghapus riasanku. Oh, lega rasanya setelah menyelesaikannya. Keluar dari toilet, Arda sudah menungguku dengan tiket di satu tangan, sementara satu tangan yang lain memegang paper bag berisi ke

