"Aku pulang dulu ya, Kak. Hati-hati dengan orang asing dan kunci pintunya." Pesan Edward sebelum meninggalkan apartemen Cecilia. Edward melajukan motor Nmax-nya, menembus jalanan ibukota yang mulai diterangi lampu-lampu jalan dan gedung pencakar langit. Pemuda itu berpacu dengan waktu agar tidak terlalu larut saat tiba di rumah. Begitu melangkahkan kaki di rumah, Edward melihat Deborah yang sedang merengek pada Rebecca. Padahal ibu mereka terlihat sedang sakit kepala, potongan koyo yang menempel di dahinya, semakin mempertegas hal itu. Edward mengedarkan pandangan ke arah lain, dan melihat Jordan sedang bermain game ponsel pintarnya. Sementara Jerry menatap ponselnya dengan raut wajah tegang. Tanpa sadar Edward berdecak keras, membuat perhatian Rebecca teralihkan pada anak keduanya

