24. Semakin Merasa Aneh

1160 Kata

"Nomor siapa ini? Angkat apa nggak, ya?" gumam Darren sembari menatap heran layar ponselnya. Karena terlalu lama berpikir, membuat deringan itu terhenti. Darren kembali meletakkan ponselnya di ranjang dan meneguk habis kaleng bir ketiga. Rasa panas mulai menjalar ke seluruh tubuh, dan dia memutuskan untuk mandi sebelum tidur. Ponselnya kembali berdering ketika Darren selesai berpakaian. Dia duduk di tepi ranjang, dahinya kembali berkerut saat melihat nomor yang tak dia kenal itu kembali menghubunginya. Dengan satu gerakan cepat, Darren menerima panggilan itu. "Selamat malam bisa bicara dengan orang tuanya Adelia ..." Darren hanya dapat menampilkan raut wajah bingung karena sang penelepon berbicara hal yang tak dia mengerti. "Maaf. Anda salah sambung," ucap Darren yang langsung memut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN