Di sebuah gudang kosong dengan keadaannya yang gelap, Rain terlihat tak sadarkan diri. Pria itu di sekap dalam keadaan tangan dan kaki pria yang terikat kuat di atas kursi besi. Kondisi Rain benar-benar lemah saat ini. Dikarenakan terdapat darah mengalir dari luka sayatan yang cukup lebar pada pembuluh darahnya. Bahkan cairan merah itu menggenangi lantai. Seketika, di suasana yang hening itu terdengar seseorang memutar anak kunci. Kemudian pintu tersebut di dorong dengan kasar hingga menimbulkan suara berdentum kencang. Klek! Saklar lampu di tekan, hingga cahaya berpendar di ruangan yang gelap itu. Tap, tap, tap! Terdengar suara dari derap langkah seseorang mendekat. Pria itu menaikkan salah sudut bibirnya hingga menukik ke atas. Siluet kekejaman nampak jelas tergambar di wajah

