Di rumah sakit Aksa tidak bisa tenang. Di dalam UGD istri dan Cantika sedang mendapat pertolongan oleh dokter. Tapi daripada Cantika, Aksa sangat kefikiran dengan Keysha dan anaknya. Kalau sa,pai terjadi apa-apa sama keduanya, Aksa tak akan bisa memaafkan dirinya sendiri. Dari duduk, berdiri, duduk lagi, lalu kembali mondar-mandir, hanya itu yang bisa Aksa lakukan saat ini. Ingin rasanya dia masuk, tetapi suster masih melarang karena Keysha masih ditangani oleh dokter. Andai tadi dia tidak datang telat, mungkin kejadian ini tidak akan ada. Aksa juga belum mencerna kenapa bisa Keysha dan Cantika terlibat tabrak lari. Entah mereka yang kurang fokus atau ada faktor lain? Sekitar setengah jam menunggu, dokter beserta suster keluar. Mereka membawa tempat tidur yang diisi oleh Keysha. Aksa ban

