“Lo jadi pindah kost, Key?” “Maunya gitu, Han. Sumpah, kalau jeda lama gini gue bosen. Kalau kost di dekat sini ‘kan kalian juga bisa istirahat.” Jihan mengangguk. Memang, sih, jadwal kuliah itu tidak menentu. Salah satu contohnya hari ini. Dari mata kuliah dua ke tiga jaraknya hampir lima jam. Dan yang mereka lalukan hanya berpindah-pindah tempat karena bosan. Karena tidak mood melanjutkan tugas, Keysha memilih merebahkan tubuhnya. Saat ini dia bersama keempat sahabatnya sedang berada di masjid. Karena selain perpustakaan, masjid menjadi pilihan. “Perkembangan lo sama pak Aksa gimana? Ingat, waktu lo Cuma dua minggu, dan ini udah jalan berapa hari?” Tata menyenggol kaki Keysha. Mendengar pertanyaan itu Keysha menghembuskan napasnya. “Gue ragu, tapi gue ngga mau kalah. Hukuman kalian n

