“Ini kalian mau pada ke mana?” Aksa duduk di samping Akbar, lalu menjawab, “mau ketempat percetakan. Cetak undangan. Ini udah mepet, mau ngga mau harus jalan sekarang. Kalau nunggu besok, ngga akan ada selesainya.” “Tanggal berapa sih acaranya?” Perihal tanggal orang lain memang belum tahu, kecuali teman-teman Keysha yang malam itu menjadi saksi pertunangannya. Aksa menatap Keysha yang sedang asik makan ice cream sambil membuat video. Di media sosial, Keysha memang cukup aktif membuat konten. Wajar kalau akhirnya dia dikenal oleh satu kampus. Gadis itu juga terlihat tidak terusik dengan pertanyaan Akbar. Seolah-olah dia melimpahkan semua jawaban kepada dirinya. “Tanggal sepuluh,” jawab Aksa. Sepertinya Akbar dan Diana tidak apa tahu lebih dulu. Toh mereka sudah dekat selama ini. “Bula

