Bab 90. Hari Bahagia

1121 Kata

Rasa tegang sudah Keysha rasakan sejak tadi. Sebagai pegangan, Keysha menggenggam erat tangan Jihan dan Frishlly. Sedangkan Tata dan Aghnia, mereka memegangi kipas portable agar sahabatnya tidak keringatan. Saat ini, Keysha dan yang lain sedang menunggu. Di depan sana Aksa tengah melakukan prosesi ijab Kabul. “Tenang, Keysha.” Satu tangan Jihan mengusap pundak Keysha. Ketegangan Keysha sangat bisa dia rasakan. Apalagi genggaman Keysha yang sangat erat. Tanpa mengatakan apapun Keysha memejamkan mata. Mata terpejam, tetapi telinga dengan tajam mendengar prosesi di depan sana. Mendengar kata ‘sah’ hati Keysha seketika mencelos. Sudah resmi kah dirinya menjadi seorang istri? Tanpa perintah air mata Keysha menetes. Tata yang melihat pundak Keysha bergetar langsung jongkok. Dia memberikan tis

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN