Makan Malam Rusuh

1432 Kata

Kemarin Indira sempat mengundang Titania untuk makan malam di rumahnya. Dia juga sudah berjanji akan memasak banyak makanan untuk gadis itu. Kini Titan sudah berada di rumahnya tepatnya sedang membantu memasak di dapur. “Tante, sudah matang.” Titan berdiri didepan oven yang berisi zuppa soup. “Minta tolong Bibik buat angkat, Sayang.” “Biar Titan saja, Tan.” Indira menggelengkan kepala tidak mengijinkan gadis kesayangannya mengangkat zuppa soup yang masih panas. “Dari tadi aku nggak boleh bantuin,” rengeknya dengan memeluk Indira dari belakang. “Titan sudah bantuin potong sayur tadi. Itu ‘kan sama saja membantu.” “Masaknya enggak, Tante. Aku sudah biasa masak dan membuat macam-macam kue.” Indira mengeringkan tangannya menggunakan waslap. Semua menu makan malam sudah siap dihidangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN