Ekstra Part Five

1731 Kata

“Adek ... kamu dimana?” “Dek ... Amu ana?” Yusuf dan Hana kebingungan mencari keberadaan Rania. Mereka sedang bermain petak umpet di ruang bermain milik si kembar. Namun, saat Rania bertugas jaga. Bukannya mencari Abang dan Kakaknya malah menghilang begitu saja. “Abang, adek-adek ajakin mandi. Eyang Kakung dan Uti akan segera kembali. Kalian harus bersiap jika mau ikut makan siang di luar. ” Suara Titania terdengar dari arah taman belakang. Dia baru saja memberi makan para ikan kesayangan Papanya. Yusuf berlari dengan menggandeng tangan Hana. Wajahnya terlihat khawatir karena tidak dapat menemukan Rania di seluruh ruangan bermain. “Mami ... Mami ...” teriak Yusuf. “Ami ... Ami ...” dengan lucunya Hana menirukan sang kakak. Titan terkejut saat kedua anaknya menghampirinya dengan be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN