Bab 56. Tidur Seranjang

1411 Kata

Hujan benar-benar berhenti malam itu, hanya menyisakan sisa embun di dedaunan taman belakang mansion. Lampu-lampu halaman mulai diredupkan, meninggalkan suasana yang tenang namun penuh waspada. Lucas masih berdiri di tepi kolam bersama Allysa. Tatapan matanya lembut namun penuh tanya. “Apakah dia mengganggumu, Sayang?” suaranya berat tapi berusaha tetap tenang. Allysa menoleh pelan. Di bawah cahaya lampu taman yang temaram, wajahnya terlihat lembut tapi jelas menyimpan keresahan. “Tidak,” ujarnya perlahan. “Kami hanya berbicara sebentar. Tentang hal-hal ringan.” Lucas memicingkan mata, tahu ada sesuatu di balik nada datar itu. Namun sebelum ia bertanya lagi, Allysa menyentuh lengannya pelan, lalu berbisik, “Suruh Marco untuk mengawasi Said malam ini. Aku tidak mempercayainya.” Lucas t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN