Bab 26. Acara Pernikahan–1

1147 Kata

"Kenapa Tuan masih di sini?” Suara Allysa bergetar, menatap Lucas yang dengan tenangnya melepaskan jas hitamnya lalu meletakkannya di sofa. Lucas tidak menjawab, hanya membuka kancing kemejanya satu per satu, gerakannya tenang namun dingin. “Tidur,” ucapnya datar. “Aku akan tetap di sini malam ini.” Allysa mundur ke tepi ranjang, tubuhnya menegang. “Aku tidak mau satu ranjang denganmu.” Lucas meliriknya sebentar, senyum sinis muncul di wajahnya. “Aku tidak peduli mau atau tidak. Tapi malam ini, aku tidak akan membiarkanmu keluar dari kamar ini. Jadi berhentilah bermimpi bisa lari.” Allysa menggertakkan gigi, tapi tak sanggup melawan. Dari balik pintu terdengar langkah-langkah berat para ajudan Lucas yang berjaga. Suara komunikasi lewat handy-talkie pun jelas. Tidak ada celah. Ruby ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN