Jeritan Kenikmatan 🔞⚠️

1248 Kata

Sinar matahari pagi menyusup malu-malu melalui celah tirai sutra, membiaskan cahaya keemasan di atas sprei yang sudah tak berbentuk lagi. Aurelia terbangun dengan rasa pegal yang nikmat di sekujur tubuhnya. Ia mencoba bangkit, namun lengan kokoh Damian masih melingkar erat di pinggangnya, seolah pria itu takut ia akan menghilang dalam sekejap mata. Aurelia menoleh, menatap wajah Damian yang tertidur tenang. Tanpa sadar, jemarinya bergerak, menelusuri garis rahang Damian yang tegas, lalu turun ke bibir pria itu yang semalam telah menjelajahi setiap inci tubuhnya. "Kau sudah bangun?" suara Damian terdengar berat dan serak, matanya perlahan terbuka, langsung mengunci tatapan Aurelia. Aurelia tersenyum tipis. "Kita punya jadwal terbang dua jam lagi, Damian. Kita harus bersiap." Damian ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN