Wajah yang kusut serta di tekuk itu, tengah menatap punggung wanita, yang tengah membelakangi dirinya. Telapak tangan yang besar itupun nampak meraba kepada pipinya sendiri, yang rasa panasnya bukan main ini. Nekat mengambil apa yang dia inginkan, tanpa banyak merengek, tiba-tiba saja layangan telapak tangan malah mendarat di pipinya dan telah sukses, membuatnya terdiam dan tidak lagi banyak tingkahnya. Benar-benar tidak disangka. Bisa-bisanya, wanita di sisinya ini mengamuk dan membuat nafsu, yang sudah di ubun-ubun itu lenyap dalam sekejap. Tidak ada lagi rengekan setelahnya, yang ada hanya lelaki yang sedang meratapi kesialannya malam ini. Sudah berpisah ranjang selama berbulan-bulan, ketika sudah kembali bisa tidur di atas ranjang yang sama begini, malah tidak ada apapun yang terjad

