Sangat Merindukan Alice

1001 Kata

"Kamu kenapa??" tanya Eliza, yang baru saja datang dari halaman belakang dan langsung duduk di sisi suaminya , yang baru saja pulang selepas dari bekerja. "Tidak apa-apa," jawab Alexander sembari menghela napas dan juga sambil ngusap-usap wajahnya sendiri. "Masalah pekerjaan?? Apa perusahaan kamu, sudah semakin goyah saja??" cecar Eliza. "Tidak benar dan tidak salah juga." Eliza tertawa kecil. "Jadi yang benar yang mana hm??" "Ya aku memang pusing karena perusahaan. Tapi, ada hal lain, yang membuatku semakin pusing. Bahkan lebih pusing, dari sekedar masalah pekerjaan saja." "Apa?? Masalah apa itu??" cecar Eliza yang sangat ingin tahu. "Sudahlah. Lupakan saja. Aku ingin ke atas, mau melihat keadaan Alice dulu," ucap Alexander yang kini berjalan naik melalui tangga dan datang ke kamar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN