"Tadi sudah sarapan dulu belum sih??" tanya Laras kepada wanita yang sedang menelan salivanya sendiri ini. "Belum , Mbak," jawab Alice dengan wajah polosnya. "Ya ampun...! Ya pantesan aja, kamu oleng begini!" seru Laras. "Buru-buru, Mbak. Nanti siang kan mau jualan. Jadi harus dari pagi, supaya sempat nanti." "Ya tapi... Ah! Kamu itu! Kan sudah aku bilang, kalau sedang hamil harus makan dan istirahat yang cukup. Ini malah....Hhh..." Speechless. Laras sampai tidak bisa berkata-kata lagi rasanya. Dia ini, ceroboh sekali. Bisa-bisanya terlambat makan. Padahal, isi perut itu yang utama, apa lagi, sedang ada satu nyawa lain di tubuhnya ini. Eh malah sampai telat makan begini. "Aku carikan makanan deh! Daripada nanti kamu pingsan di jalan," ucap Laras. "Mbak mau kemana??" tanya Alice. "

