Trauma Perceraian

1312 Kata

Alice hanya bergeming saja. Ia sadari, bila kata-kata dari teman ibunya ini, ada benarnya juga. Lagi pula, ia sedang dalam kondisi, yang tidak bisa ditolerir. Kalau sampai kembali jatuh sakit lagi, ia pasti hanya akan menyusahkan wanita, yang berada di sisinya sekarang. "Tapi Mbak juga ikut ya?" ucap Alice, yang mengisyaratkan, bila ia sudah mulai setuju, akan rencana dari orang yang sedang tidak berada di ruangan ini juga. "Iya. Aku ikut kok. Lumayan juga kan, aku jadi hemat uang untuk bayar kost. Aku mau kumpulkan uang banyak-banyak, terus pulang ke kampung halamanku." "Lho, Mbak tidak mau tinggal di sini terus jadinya??" tanya Alice. Laras terkekeh sambil geleng-geleng kepala. "Ya untuk apa juga? Di sini, aku sendirian. Semua sanak saudara di kampung. Ya lebih baik pulang kampung. T

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN