Tekad Storm yang Tidak Mudah Padam

1118 Kata

Storm terduduk dengan lemas dalam mobil di sisi jalan dan menatap nanar ke depan sana. Sudah berjam-jam mencari. Sudah mondar mandir ke sana kemari. Akan tetapi, ia masih belum bisa menemukan Alice dimanapun itu. Tidak ada satupun petunjuk. Tidak ada juga, tanda-tanda keberadaannya. Tidak mau menyerah. Tapi ia bingung sekali, kemana lagi harus mencari. Dimanakah ia bisa menemukannya. "Kamu dimana?? Kamu pergi kemana??" ucap Storm dengan mata yang berkaca-kaca dan bahkan juga, ia sampai menyeka genangan air , yang mulai jatuh di kedua sudut matanya. "Storm??" panggil seseorang , yang kini berdiri di sisi mobil dan tengah mengetuk-ketuk kaca mobil, setelah ia yang sempat mampir lebih dulu di tempat alex, berbincang tentang kejadian yang sebenarnya terjadi, baru menyusul ke sini dan menemu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN