Bab 192. Saat Opa Mafia Digoyang Dangdut

3035 Kata

Menanggapi permintaan istrinya, Max tidak punya pilihan selain mengiyakan. Masalah papanya yang nanti harus menanggung malu, itu urusan belakangan. Terpenting ketiga jagoannya jangan sampai ngeces. Dia masih sempat nyengir. Untung bukan dirinya yang diminta dangdutan di depan begitu banyak tamu. Apalagi bisa dipastikan mayoritas kenal, karena sama-sama teman dan rekan bisnis. Entah bakal semalu apa rasanya. Sedang yang di private party atau nightclub saja dia sama sekali tidak pernah yang namanya joget. Mereka masih cekikikan. Yang lain sampai penasaran, apa sebenarnya yang membuat mereka tidak bisa berhenti tertawa. Menyiapkan hati sambil mengelus perut istrinya. Mata Max tertuju ke papanya yang begitu menikmati kebersamaan bersama teman-temannya. Papanya pasti mau menuruti ngidam menant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN