EKSTRA PART - KAI MENGHILANG

2516 Kata

Sudah hampir jam delapan malam, ketiga anaknya masih berisik bermain di ruang tengah. Mainan mereka berserakan di lantai. Kadang rumah dibiarkan seperti kapal pecah, karena dibereskan juga percuma. Belum selesai dirapikan, sudah diorat-arit lagi. Kasihan pengasuhnya. Momong mereka bertiga saja kadang keteteran. Yang penting tidak sampai kecolongan ketiga tuyulnya lepas dari pengawasan. Seperti kapan hari waktu King memanjat kandang buaya, atau Rex memandikan gembul di WC. “Sudah mainnya! Bobok, yuk!” bujuk Jingga melihat Rey mulai kecapekan. Duduk di pinggir menguap lebar, tapi sepertinya masih ingin lanjut main dengan kedua abangnya. “Rey, sini!” panggil Brian Carlos, tapi cucunya menggeleng. Malah bangun, menyusul abangnya naik perosotan mini mereka. “Sus, tolong bikinkan susunya!” pi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN