Ibra menggeram kesal, melihat Gita yang mulai melotot dengan muka bengisnya terlihat tidak sopan ke papanya dan papanya Raka. Tanpa menunggu lagi mereka pun bergegas menghampiri rusuh disana. “Aku heran, kok bisa kamu masih punya muka datang dan bikin gaduh di sini, Gita?! Benar-benar tidak punya malu!” ucap kakek Gala. “Malu?! Kenapa juga aku harus malu, sedang aku omanya Gala?! Justru kamu yang mencurigakan. Tiba-tiba datang sok akrab dengan membawa anak cucumu. Kenapa? Mau kecipratan harta Gala juga?!” balas Gita dengan hinaan yang menggelikan, sampai yang lain tertawa karena tanpa sadar oma Gala membuka kartunya sendiri. “Kamu pikir semua orang sama tamaknya dengan kalian? Seumur-umur tidak pernah peduli ke Gala. Giliran dia berlimpah harta dan jadi pimpinan Royal, dengan tidak tahu

