Bab 68. Hak Milik

2184 Kata

Pagi itu, balkon kamar mereka masih menyimpan sisa-sisa kehangatan yang belum sempat mendingin. Hanami duduk menyamping di pangkuan Jasson, membiarkan kakinya melingkar posesif di pinggang kokoh suaminya. Ia menyembunyikan wajah di ceruk leher Jasson, tak sanggup mendongak karena memori tentang bagaimana ia menguasai pria itu semalam terus berputar di kepalanya. "Kenapa? Tadi pagi gayanya seperti mau menerkam orang, sekarang kenapa jadi sejinak ini?" Jasson berbisik serak, suara bariton khas bangun tidurnya menggelitik telinga Hanami. Jasson tak membiarkan tangannya diam. Ia meremas pinggul Hanami dengan ritme yang lambat, sementara tangannya yang lain merayap masuk ke balik piyama tipis istrinya, mengusap kulit paha yang masih hangat dengan sentuhan yang menuntut. "Jasson, diamlah. Aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN