Cahaya matahari pagi menyelinap tanpa permisi lewat celah gorden yang tersingkap sedikit, menciptakan garis-garis emas di atas sprei abu-abu yang berantakan. Jasson mengerang pelan, kelopak matanya terasa berat saat kesadarannya mulai terkumpul. Tangan kanannya secara otomatis meraba sisi ranjang di sebelahnya, mencari kehangatan yang semalam mendekapnya erat. Kosong. Jasson membuka mata sepenuhnya, iris gelapnya menatap langit-langit sejenak sebelum ia menegakkan tubuh, bersandar pada kepala ranjang. Karena apartemen ini tipe studio, Jasson tidak perlu beranjak untuk menemukan apa yang ia cari. Cukup dengan sekali lirik ke arah area dapur yang hanya berjarak beberapa langkah dari kaki ranjangnya, ia sudah menemukan pemandangan yang sanggup membuat aliran darahnya mendidih seketika. Han

