"Kenapa sih, Al? Dari tadi kayaknya kamu gelisah banget. Ngeliatin HP mulu, terus aku ajakin ngomong juga enggak nyambung." Windy protes dengan bibir mengerucut dibalik masker yang dikenakannya. Jalan di tempat umum begini, tentu Windy tetap harus jaga-jaga. Dia yang tak bisa menahan diri untuk bertemu Alvaro, tak ingin lelaki itu berpaling darinya. Jadi, mau tak mau harus menggunakan masker begini. "Bukan apa-apa, Sayang. Aku lagi koordinasi soal kerjaan aja," ujar Alvaro yang tentunya memberikan jawaban yang sebenarnya. Dari tadi sejak meninggalkan hotel, dia terus kepikiran Vika sepanjang jalan. Dia teleponan dengan perempuan itu di jalan. Dan ketika sudah bertemu dengan Windy pun, Alvaro masih mencuri-curi waktu untuk berkirim pesan kepada Vika. "Bener? Bukan karena berbalas pesan s

