Bab 20 — Vika & Alvaro

1631 Kata

"Lo nginep lagi, 'kan?" tanya Alvaro di jalan menuju apartemen yang ingin mereka lihat. Meski Vika terlihat keberatan, Alvaro tetap ingin membelikan apartemen untuk perempuan itu. Terbayang-bayang oleh Alvaro malam deras Jum'at lalu yang mana Vika terlihat begitu ketakutan. Alvaro takut hal seperti itu teulang kembali, dan dia tak ada di sana? "Udah bilang Ratu?" Vika menggeleng, memutar tubuhnya menghadap ke arah Alvaro. "Aku sebenarnya enggak enak sama Ratu kalau nginep terus, tapi aku masih malas pulang ke rumah juga. Kak, apa boleh aku izin menginap di ruangan kerja kamu di kantor? Maaf, kalau lancang. A-aku cuma mau numpang tidur aja di sofa. Apa boleh?" Alvaro melirik sekilas. "Enggak boleh." "Ya udah, enggak apa-apa." Vika mengatupkan bibirnya. Wajar saja, itu ruang kerjanya Alva

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN